GARIS BESAR CERITA-CERITA ALKITAB UNTUK
SELENDANG CERITA
PENCIPTAAN Penciptaan Tuhan yang terakhir
adalah laki-laki dan perempuan.
·
Tuhan
menciptakan laki-laki dari debu tanah dan perempuan dari tulang rusuk
laki-laki.
Tuhan menghembuskan nafas kehidupan ke hidung mereka.
Waktu itu tidak ada dosa di dunia.
KEJATUHAN MANUSIA KE DALAM DOSA
Manusia berdosa dan berpaling dari Tuhan
Laki-laki dan perempuan mempunyai kehidupan yang sempurna di taman Eden.
Tuhan melarang mereka memakan buah dari satu pohon.
Ular memanggil Hawa dan menggoda dia.
Hawa memakan buahnya. Dia membawa buah itu ke Adam dan menggoda Adam, sehingga Adam pun memakannya.
Mereka tahu bahwa mereka telanjang dan menjadi malu. Lalu mereka membuat pakaian dari daun-daun.
Tuhan mengusir mereka dari taman Eden.
Tuhan penuh belas kasih. Dia membuat pakaian dari kulit
binatang untuk mereka. Tuhan membayar akibat dosa mereka melalui pengorbanan
seekor binatang.
Adam dan Hawa mempunyai beberapa anak dan semua anak-anaknya
jatuh ke dalam dosa.
KAIN DAN HABEL
Anak-anak Adam dan Hawa ternyata sama seperti orang tua mereka, semuanya jatuh ke dalam dosa.
Anak sulung Adam dan Hawa adalah Kain. Dia menjadi petani.
Anak kedua mereka, Habel, menjadi gembala kambing domba. (Jelaskan peranan mereka).
Mereka memuji Tuhan dengan memberikan korban persembahan.
Tuhan menerima korban persembahan Habel dan menolak korban
persembahan Kain.
Kain menjadi sangat marah.
Kain
masih tetap marah. Dia mengajak Habel pergi ke padang dan Kain membunuh Habel.
Tuhan menghukum Kain akan dosanya dan menjadikan dia seorang pelarian dan pengembara.
Tuhan menunjukkan belas kasihNya. Ia menaruh tanda pada Kain supaya dia tidak dapat dibunuh oleh orang lain.
NUH
Tuhan menghukum dosa, menepati janjiNya, dan menyediakan seorang
penyelamat
Keturunan Adam dan Hawa terus menerus jatuh dalam dosa yang tambah buruk.
Nuh berkenan di hati Tuhan.
Tuhan berfirman kepada Nuh untuk membangun sebuah bahtera karena Tuhan akan memusnahkan manusia dengan air bah.
Orang-orang mentertawakan Nuh dan mencemoohkan Tuhan.
Tuhan menurunkan hujan selama 40 hari dan air mulai naik dari tanah.
Semua orang tenggelam kecuali Nuh dan keluarganya.
Tuhan membuka pintu bahteranya supaya binatang-binatang dan keluarga Nuh bisa keluar.
Nuh mempersembahkan korban pujian karena Tuhan telah menunjukkan kasih setiaNya kepada Nuh dan keluarganya.
Tuhan menaruh pelangi di langit sebagai tanda perjanjianNya bahwa Ia tidak akan menghancurkan dunia dengan air bah lagi.
SODOM DAN GOMORA
Tuhan membenci
dan menghukum dosa manusia
Sodom dan Gomora adalah 2 kota yang sangat penuh dengan dosa.
Lot hidup dalam kebenaran Allah. Lot, istrinya dan kedua anak perempuannya tinggal di Sodom.
Tuhan memutuskan untuk memusnahkan Sodom dan Gomora.
Malaikat-malaikat
Tuhan datang dan memperingatkan Lot untuk meninggalkan Sodom karena Tuhan akan
menghancurkannya di pagi hari.
Malam itu, Lot, istrinya, dan anak perempuannya pergi dari
kota Sodom.
Malaikat Tuhan memerintahkan mereka untuk percaya kepada Tuhan dan mengikuti rencana Tuhan; mereka tidak boleh menoleh ke belakang.
Ketika mereka berlari, istri Lot melihat kebelakang. Dia berubah menjadi tiang garam.
Tuhan menghukum orang-orang fasik yang ada di kota itu.
ABRAHAM DAN ISHAK
Tuhan mempunyai sebuah rencana
Dahulu hidup seorang yang benar yang namanya Abram. Tuhan memilih dia karena Abram adalah orang beriman dan percaya kepada Tuhan.
Tuhan berfirman kepada Abram untuk pergi dari rumahnya ke tanah yang asing.
Karena iman Abram, Tuhan berjanji kepadanya:
Abram percaya kata-kata Tuhan, tetapi dia menjadi orang yang tua dan istrinya masih belum punya anak. Sarai sudah lama melewati masa kesuburannya.
Sekitar waktu pemusnahan Sodom dan Gomora, malaikat-malaikat Tuhan datang ke Abram dan memberitahukan bahwa Abram akan mempunyai anak tahun depan.
Tuhan memerintahkan Abram untuk membawa Ishak ke hutan dan
pergi ke tempat pengorbanan supaya Abram dapat mengorbankan Ishak untuk Tuhan.
Ketika mereka sampai di sana, Abram membuat mezbah persembahan, menaruh kayu bakar diatasnya. Lalu dia mengikat Ishak dan bersiap untuk membunuhnya.
Malaikat Tuhan menghentikan dia. “Jangan sakiti anakmu.” Abram melihat seekor domba jantan yang Tuhan sediakan.
Tuhan berseru kepada Abram dan berkata bahwa Abram menyenangkan hati Tuhan karena imannya.
Tuhan mengingatkan Abraham akan janji-janjiNya (tanah, anak-anak, berkat bagi dunia).
MESIR
Tuhan menepati janjiNya dan memberkati orang yang beriman
kepadaNya
Keturunan Abraham pindah ke Mesir untuk menghindari kelaparan.
Tuhan memberkati mereka dan mereka bertambah banyak dan tambah kaya.
Mesir mendapatkan raja yang baru yang berpikir, “Keluarga Abraham menjadi tambah besar. Mungkin nanti mereka akan mencoba menjajah kita.”
Lalu, sang raja mulai membunuh anak laki-laki. Pencobaan mereka sangat besar dan banyak orang yang menangis dan meratap.
Tuhan mendengar tangisan keturunan Abraham dan tahu akan penderitaan mereka.
SEMAK DURI BERAPI
Tuhan mengutus seseorang untuk menyelamatkan umat pilihanNya
Satu keluarga yang beriman menyembunyikan anaknya yang bernama Musa.
Ketika Musa masih muda, ia membunuh seseorang yang memukuli seorang keturunan Abraham, umat pilihan Tuhan.
Musa kabur ke padang gurun.
Musa sedang menggiring domba, ketika ia melihat semak duri berapi tetapi tidak terbakar.
Lalu dia mendengar suara, “Lepaskanlah sepatumu. Ini adalah tempat yang kudus.” / “ AKU ADALAH AKU.” Tuhan menyatakan diriNya kepada Musa.
Tuhan sangat berkuasa. Ia mengirimkan 10 tulah, bahkan membunuh anak pertama dari semua keluarga kecuali mereka yang menaruh darah di pintu masuk mereka.
Raja Mesir menyuruh mereka untuk pergi. Mereka pergi ke padang gurun mengikuti Musa, penyelamat mereka.
10 FIRMAN TUHAN
Tuhan mengharapkan kebenaran hidup
Keturunan Abraham telah meninggalkan Mesir. Orang Mesir sangat marah dan mereka mengirimkan tentaranya.
Mereka sampai ke tepi laut dan mereka terjebak!
Tuhan membelah air laut itu dan orang Israel dapat berjalan di tanah yang kering.
Musa mendaki gunung untuk berdoa. Tuhan menampakkan kehadirannya di dalam badai dengan kilat dan petir, dan orang Israel menjadi sangat ketakutan.
Tuhan memberikan 10 Firman Tuhan. Jangan ada tuhan yang lain. Jangan menyembah allah lain. Jangan bekerja pada hari yang ketujuh. Jangan mencuri, membunuh, berzinah (dan lain-lain). Tuhan menulis firmanNya di tablet batu.
Anak-anak keturunan Abraham membuat berhala yang dapat mereka lihat. Mereka memberikan giwang dan uang dan sebagainya dan membuat patung lembu dan memujanya.
Ketika Musa turun dari gunung Sinai, ia melihat orang-orang sedang memuja dan ia menjadi sangat marah. Musa melemparkan tulisan yang berisi Firman Tuhan.
Musa membunuh orang-orang yang memuja patung lembu itu.
Orang-orang itu dibunuh karena mereka tidak mentaati perintah Tuhan. Tuhan ingin kita untuk selalu mentaati Dia.
PERUNGGU ULAR
Tuhan penuh belas kasih dan menyediakan jalan menuju
keselamatan. Ia ingin kita melakukan segala sesuatu menurut jalanNya
Ketika umat pilihan Tuhan mengembara, mereka terus bersungut-sungut dan tidak percaya kepada Tuhan. Mereka sudah sampai ke tepi tanah perjanjian Tuhan dan mengirim beberapa orang untuk mengintai tanah tersebut. Tanahnya sangat baik, tetapi banyak sekali mara bahaya sehingga mereka harus bersandar kepada Tuhan saja.
Tuhan memutuskan untuk memusnahkan umat pilihanNya, tetapi Musa berdoa dan Tuhan mendengarkan doanya.
Ketika mengembara di padang gurun, orang Israel tambah bersungut-sungut dan tambah tidak patuh kepada Tuhan.
Tuhan mengirim ular-ular untuk menggigit banyak orang Israel.
Tuhan menyuruh Musa untuk membuat ular dari perunggu dan ditaruh di sebuah tongkat. Siapa saja yang melihat ular itu akan disembuhkan dan mereka yang menolak untuk melihat tidak akan disembuhkan.
Setelah ini, keluarga Abraham mengembara selama bertahun-tahun. Tuhan mencintai mereka. Mereka mendapatkan makanan dan minuman. Pakaian dan sepatu mereka tidak pernah rusak. Sedikit demi sedikit orang-orang yang menolak masuk ke tanah perjanjian Tuhan meninggal.
Tuhan membawa dan memberikan tanah perjanjianNya kepada mereka. Mereka membangun kota-kota dan bertani dan tinggal di tanah itu untuk waktu yang lama.
KELAHIRAN YESUS
Tuhan menepati janjiNya dan mengirim seorang anak yang spesial.
Tuhan telah mengirimkan banyak nabi yang bernubuat bahwa Ia akan mengirimkan seseorang yang akan menyelamatkan mereka dari hukuman dosa mereka.
Di tanah perjanjian Tuhan, hidup seorang lelaki bernama Yusuf yang bertunangan dengan seorang wanita muda, yang namanya Maria.
Maria tidak pernah ada hubungan intim dengan laki-laki, tetapi Tuhan menciptakan seorang anak dikandungannya dengan kuasa Roh Kudus.
Pemerintah menyuruh semua orang untuk pergi ke kota nenek moyang mereka.
Malaikat Tuhan pergi ke
gembala-gembala dan berkata, “Hari ini telah lahir seorang penyelamat. Tuhan
bersama kita.”
·
Gembala-gembala
itu pergi dan menyembah Yesus.
Maria dan Yusuf membawa bayi Yesus ke Bait Allah untuk mempersembahkan korban pujian kepada Tuhan.
Kamu mungkin mau menambahkan
cerita tentang Yesus ketika ia masih muda (12 tahun) di Bait Allah di sini atau
langsung pergi ke cerita selanjutnya.
YESUS DIBAPTIS
Yesus memulai pelayananNya dengan baptisan. Pembaptisan
menyatakan orang yang baru percaya.
Tuhan mengirimkan seorang nabi bernama Yohanes. Dia adalah sepupu Yesus. Yohanes mengajar di padang gurun, bukan di dalam kota. (Jangan membingungkan antara Yohanes dan Yesus).
Pembaptisan menjadikan orang baru. Orang yang lama (tercuci) menjadi mati dan terkubur.
Ketika Yesus berumur 30 tahun, Ia memulai pelayananNya dengan pergi ketempat Yohanes mengajar.
Yohanes menaruh Yesus di dalam air.
Inilah awal Yesus memulai pelayananNya.
Inilah awal kita mulai berjalan dengan Tuhan.
Cerita tambahan: Sida-sida dari Etiopia
Setelah kematian Yesus, salah seorang pengikutnya bertemu seorang laki-laki dari Afrika. Orang ini mempelajari firman Tuhan tetapi tidak mengerti akan janji Tuhan. Pengikut Yesus menjelaskannya kepada orang ini dan orang Afrika ini bertanya, “Saya percaya. Mengapa saya tidak dapat dibaptis sekarang?”
Yesus menunjukkan kita jalan yang benar dan sekarang kita harus melakukan apa yang benar. Ketika kita menjadi percaya, kita harus dibaptis.
YESUS MENENANGI LAUTAN
Yesus berkuasa atas alam
Setelah Yesus dibaptis, banyak orang mulai datang kepadaNya untuk mendengarkan Dia berkotbah. Ia juga menyembuhkan orang dan melakukan banyak mujizat. Yesus memilih 12 pengikut yang diajar dan berpergian denganNya.
Suatu hari Ia menghabisi satu hari untuk berkotbah dan menyembuhkan orang. Ia sangat lelah dan naik ke perahu untuk pergi dari orang-orang yang datang kepadaNya.
Badai datang dan meniup dengan sangat keras. (Jelaskan badainya dengan seru!)
Yesus berdiri dan mengulurkan tanganNya, “DIAM!”
Anginnya langsung berhenti. Hujannya langsung berhenti. Ombaknya langsung berhenti. Semuanya menjadi tenang.
Yesus menunjukkan mereka bahwa Ia mempunyai kuasa Tuhan atas alam.
YESUS MENYEMBUHKAN ORANG
KERASUKAN
Yesus berkuasa atas kuasa jahat
Ada seorang laki-laki yang tinggal di seberang danau dan dia dirasuki setan.
Ketika Yesus dan pengikutNya sampai ke tepi danau itu, lelaki itu lari ke mereka dan menjatuhkan dirinya.
Yesus bertanya, “Siapakah namamu?” Dan setan-setan itu menjawab, “Banyak, karena jumlah kami banyak.”
Setan-setan ini tidak mau keluar. Mereka tahu kalau Yesus dapat memusnahkan mereka. Mereka meminta Yesus untuk memindahkan mereka ke dalam kawanan babi yang dekat.
Yesus mengirim mereka ke babi-babi itu. Semua babinya lari ke air dan tenggelam. (Kawanan babi itu lebih memilih mati daripada dirasuki setan).
Orang yang kerasukan jadi waras lagi dan memakai baju kembali.
Dia ingin pergi bersama Yesus tetapi Yesus menyuruh dia untuk pulang ke rumahnya. Maka orang ini pulang dan menyebarkan Kabar Baik, dari kota ke kota.
YESUS MENYEMBUHKAN SEORANG
PEREMPUAN MUDA
Yesus berkuasa atas kematian
Suatu hari, seorang pemimpin rumah ibadat datang kepadaNya memohon Yesus untuk datang dan menyembuhkan anaknya yang sangat sakit.
Yesus mengikuti orang ini kerumahnya.
Yesus berkata, “Jangan takut. Percayalah. Jangan hilang imanmu. Anakmu tidak mati, tetapi sedang tidur.”
Yesus mengusir semua orang keluar dari ruangan itu kecuali sang orang tua, Petrus, Yakobus, dan Yohanes.
Yesus berkata, “ Hai anak kecil, bangunlah.” Anak itu membuka matanya dan bangun.
Yesus meninggalkan rumah itu dan anak kecilnya tetap sehat.
(Buat orang-orang berpikir apa reaksi mereka kalau mereka pergi ke penguburan dan hal ini terjadi!)
YESUS MEMBERI MAKAN ORANG BANYAK
Yesus peduli
akan kebutuhan orang-orang
Makin banyak orang yang mengikuti Yesus.
Suatu hari, Yesus dan pengikutNya meninggalkan mereka dan pergi ke tempat terpencil.
Ketika sore datang, mereka menjadi lapar. Pengikut Yesus bilang, “Suruh mereka pergi supaya mereka bisa mencari makanan.”
Apa yang mereka dapat hanyalah makanan seorang anak kecil (5 roti dan 2 ikan).
Yesus memberi tiap pengikutNya beberapa makanan dan menyuruh mereka untuk menyebarkannya (kepada 10.000 – 15.000 orang).
Karena ini, orang-orang ingin menjadikan Yesus raja mereka.
YESUS MENYEMBUHKAN ORANG BUTA
Yesus berkuasa
atas penyakit
Yesus pergi ke tempat berdoa pada hari doa. Ketika Dia meninggalkan tempat itu, Dia melihat seorang buta mengemis.
Pengikut Yesus bertanya, “Siapa yang berdosa dan menjadikan orang ini buta?”
“Tidak ada yang berdosa. Dia menjadi buta untuk menunjukkan kuasa Tuhan.”
Yesus mengambil tanah dan mengusapnya ke mata orang buta ini. Lalu Yesus menyuruh orang itu untuk pergi dan mencuci matanya.
Orang buta itu pergi, mencuci matanya, dan mulai melihat!!
Orang Farisi bertanya, “Bagaimana kamu disembuhkan?”
“Yesus menyembuhkanku. Dia adalah seorang nabi. Dia mengambil lumpur dan menaruhkannya di mataku. Setelah aku mencuci mataku, aku dapat melihat.”
Orang yang bekas buta itu berkata, “Siapa saja yang memuja Tuhan dan melakukan perintahNya, Tuhan akan mendengar dia. Tidak ada seorang pun dari permulaan dunia yang dapat menyembuhkan orang yang buta sejak lahir. Kalau orang itu bukan datang dari Tuhan, orang itu tidak akan dapat berbuat apa-apa.”
Setelah itu, Yesus menemukan orang itu dan bertanya, “Apakah kamu percaya akan Anak Allah?”
“Siapakah Dia, sehingga aku bisa percaya.”
“Dia adalah orang yang sekarang kau lihat, yang sedang berbicara kepadamu.”
“Aku percaya.”
PERJAMUAN KUDUS
Yesus
menunjukkan apa artinya menjadi pemimpin yang baik dan bagaimana cara kita bisa
mengingat Dia
Yesus ada di Yerusalem dan berkotbah sampai orang Farisi sangat marah kepadaNya.
Orang Farisi sudah bersiap untuk menangkap Dia.
Yesus memberitahukan mereka bahwa ini terakhir kalinya mereka akan makan bersama untuk sementara waktu.
Yesus memberitahukan pengikutNya, “Kalian harus mencuci kaki satu sama yang lain.”
Yesus berkata, “Ini adalah contoh untuk kalian, bahwa pemimpin harus menjadi pelayan.”
Yesus juga mengingatkan mereka, “Ikutilah perintahKu.”
Lalu Yesus mengucapkan terima kasih untuk makananNya dan membelah rotinya.
Dia berkata, “Ini contoh yang lain. Inilah badanKu yang diserahkan padamu.”
“Ingatlah Aku ketika engkau memakannya.”
Lalu Yesus mengambil minumannya dan mengedarkannya dan berkata, “Inilah bagaimana darahKu tertumpah bagimu. Inilah contoh janji tuhan yang baru kepadamu. Ingatlah Aku ketika engkau minum.”
PENANGKAPAN DAN PENYALIBAN YESUS
Yesus memberikan hidupNya untuk kita
Setelah Perjamuan Kudus, Yesus dan pengikutNya pergi ke luar kota untuk berdoa.
Ketika Yesus berdoa, Yudas membawa tentara-tentara untuk menangkap Yesus.
Para tentara itu membawa Yesus ke orang Farisi. Mereka memukuli Yesus dan mencoba membuat Yesus mengaku (berbohong).
Yesus menolak dan orang Farisi itu membawa dia kehadapan raja.
Sang raja menyuruh Yesus dipecut 39 kali, tetapi orang Farisi tetap ingin Yesus dibunuh.
Para tentara membawa Yesus keluar kota, membaringkan Dia, dan memakuNya ke kayu salib.
Ketika para tentara mendirikan salib itu, Yesus merasakan sakit yang luar biasa dan tidak dapat bernafas dengan baik.
Ketika mereka menawarkan cuka kepada Yesus, Yesus menolaknya.
Yesus meninggal, “Semuanya sudah genap.”
Yesus menebus hukuman dosa dunia.
Tuhan berjanji keseluruh dunia bahwa mereka bisa menjadi umat pilihanNya melalui satu orang.
Pemimpin
tentara menusuk Yesus untuk membuktikan bahwa Dia sudah mati.
KEBANGKITAN YESUS

Yesus berkuasa atas kematianNya sendiri
Pengikut Yesus pergi ke tempat dimana para tentara membunuh Dia dan mengambil tubuhNya dan membawanya ke goa: tempat yang sejuk. Para tentara menaruh batu yang besar di pintu masuk goa tersebut dan menjaganya.
Tiga hari kemudian, setelah hari libur selesai, para perempuan datang untuk mempersiapkan tubuh Yesus untuk penguburan.
Ketika mereka sampai di goa, tentaranya lenyap, dan batunya terguling.
Para perempuan yang melihat malaikat itu lari balik ke kota dimana pengikut Yesus berkumpul.
Pengikut Yesus pergi ke goa tersebut dan menemukan bahwa DIA TELAH BANGKIT.
Setelah itu, Yesus menampakkan diriNya ke pengikutNya, dan mengajarkan mereka. Dia juga makan bersama mereka.
Yesus mengingatkan mereka untuk pergi dan memberitakan kepada dunia akan janji Tuhan yang dibuatNya ke Abraham.
Suatu hari, Yesus meninggalkan pengikutNya dan kembali ke surga.
PengikutNya menyebar keseluruh dunia, memberitakan tentang Yesus dan mengajar mereka bagaimana mereka bisa memuliakan Tuhan.
DIA MENANTI
Yesus masih hidup dan manusia dapat memuliakan Tuhan melalui
Yesus